Selasa, 19 Maret 2013

Mengenal Kanker Mulut


Kanker mulut atau Oral Cancer adalah sejenis kanker yang tumbuh di sekitar mulut. Kanker mulut dapat berkembang dalam setiap bagian dari rongga mulut atau orofaring. Kebanyakan kanker mulut dimulai di lidah dan di dasar mulut. Hampir semua kanker mulut dimulai dalam sel datar ( sel skuamosa ) yang menutupi permukaan mulut, lidah, dan bibir.
Kanker ini disebut karsinoma sel skuamosa. Ketika kanker menyebar oral (metastasizes), biasanya perjalanan melalui sistem limfatik . Kanker sel-sel yang memasuki sistem limfatik yang terbawa oleh getah bening, cairan, jelas berair. Sel-sel kanker sering muncul pertama pada kelenjar getah bening terdekat di leher. Sel kanker juga dapat menyebar ke bagian lain dari leher, paru-paru, dan bagian lain dari tubuh. Ketika ini terjadi, tumor baru mempunyai jenis yang sama sel-sel abnormal sebagai tumor primer. Sebagai contoh, jika kanker mulut menyebar ke paru-paru, sel-sel kanker di paru-paru sebenarnya sel-sel kanker mulut. Penyakit ini metastasis kanker mulut, bukan kanker paru-paru. Hal ini diperlakukan sebagai kanker mulut, bukan kanker paru-paru.

Penyebab timbulnya kanker mulut disebabkan pertumbuhan sel-sel yang tidak terkontrol dan membuat gangguan pada jaringan sekitarnya seperti kepala dan leher. Sel-sel normal memiliki siklus hidup-mati. Namun, itu tidak terjadi pada sel penyebab kanker mulut. Mereka terus bermutasi, menyebar, dan menyerang organ-organ sekitar sehingga menyebabkan kondisi abnormal dalam mulut. Penyebab timbulnya kanker mulut tersebut bisa disebabkan karena konsumsi alkohol, konsumsi tembakau baik dengan merokok atau menginang, dan karena faktor keturunan.

Gejala kanker pada mulut dapat terlihat dari sejumlah ketidaknormalan yang terjadi pada mulut. Seperti pembengkakan pada mulut, perdarahan yang tidak jelas sebabnya, timbulnya rasa nyeri di bagian yang ditumbuhi sel kanker, suara jadi serak berkepanjangan, dan mengalami kesulitan untuk mengunyah, menelan, dan bahkan berbicara. Selain itu tanda lainnya juga berupa:
  • Adanya luka atau sakit pada wajah, leher, serta ulcus atau sariawan dalam mulut yg tidak hilang dalam waktu 2 minggu.
  • Pembengkakan, perbesaran maupun benjolan pada gusi, bibir dan bagian lain di dalam mulut.
  • Bercak putih, merah atau gelap di dalam mulut.
  • Perdarahan yg berulang dari gusi atau luka dalam mulut.
  • Rasa kebal di sekitar wajah dan mulut dan leher.
  • Gigi-gigi yang goyang tanpa penyebab yang jelas.

 

·       


1 komentar: